Euro Turun Di Lemah German IFO Business Climate Data

 

Euro turun tajam kemarin untuk kedua sesi perdagangan berturut-turut terhadap dollar as sebagai iklim bisnis jerman turun lebih dari yang diperkirakan. EUR/USD pasangan mata uang ini mengalami penurunan juga dipicu oleh risiko-off sentimen pasar yang dipicu oleh penurunan indeks saham. Dari tinggi 1.1227, EUR/USD turun ke rendah dari 1.1140 dalam 24 jam terakhir.

Pasangan mata uang yang diperdagangkan bearish kemarin. Penurunan tajam dipicu oleh rilis suram German IFO business climate data. Sosok yang datang di 99.20, sedikit di bawah ekspektasi analis 99.90. Demikian pula, harapan (forward-looking) sosok 95.20 tersebut juga lebih rendah dari perkiraan para ekonom mengantisipasi 96. Perusahaan-perusahaan jerman' evaluasi lingkungan operasi saat ini turun dari 103.9 poin pada bulan Maret untuk 103.3 poin pada bulan April. Juga, kapasitas pemanfaatan 85.4%, turun 0,8% dari bulan sebelumnya. Namun, tingkat pemanfaatan kapasitas terus tetap lebih tinggi dari rata-rata jangka panjang 83,7%

Indeks Bisnis IFO Survey untuk April 2019 mengatakan "suasana antara jerman manajer menjadi sedikit murung bulan ini. Perusahaan yang kurang puas dengan situasi bisnis mereka saat ini. Maret lembut optimisme mengenai bulan-bulan mendatang telah menguap. Ekonomi jerman terus kehilangan uap."

Mengomentari IFO survey, Klaus Borger, seorang ekonom di KfW Penelitian, mengatakan: "ekspor berbasis industri dalam resesi, sedangkan ekonomi dalam negeri tetap lebih sehat."

Pasangan mata uang ini menurun dipicu oleh penurunan 10-tahun jerman bundyields, yang pindah ke zona negatif untuk merekam 254 basis poin dengan selisih 10-tahun Treasury AS.

Mata uang umum itu juga di bawah tekanan karena penguatan dolar as yang diukur dengan Indeks Dolar AS (DXY), yang tercatat tinggi dari 97.84. Kemungkinan Presiden Donald Trump menampar tarif baru pada barang-barang dari UNI eropa selanjutnya ditimbang pada EUR/USD.

Momentum bullish pada greenback terlihat untuk mempertahankan dari data ekonomi domestik yang solid dikombinasikan dengan lemahnya data internasional, sebagian besar dari zona Euro. Selain itu, dolar AS juga didorong oleh peningkatan ekspektasi AS-China trade agreement.

EUR/USD adalah tren ini cenderung dipengaruhi oleh data pesanan barang tahan lama yang akan dirilis hari ini dan peristiwa geopolitik seperti ini tidak ada data penting yang dijadwalkan akan dirilis dari zona Euro.

Dasar-dasar yang mendukung penguatan dollar as dalam jangka pendek.

Secara teknis, EUR/USD menurun setelah gagal untuk menyeberang di atas level resistance 1.1250. Selain itu, indikator momentum adalah membuat low baru, sementara pasangan mata uang ini bergerak dalam channel turun. Sebagai hasilnya, kami mengharapkan EUR/USD untuk tetap berada dalam tren menurun dalam jangka pendek.

Disclaimer: keuangan analisis trading yang ditawarkan di sini adalah pendapat kami, dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat atau arahan bagi investor. Kami tidak bisa menjamin keberhasilan dari setiap transaksi yang dilakukan sebagai konsekuensi dari artikel ini, dan kami mendorong para pedagang untuk menggabungkan strategi manajemen uang yang kuat untuk membatasi kerugian ketika mereka memasuki pasar. Silahkan gunakan artikel ini sebagai bagian dari penelitian anda sendiri sebelum merumuskan strategi sebelum trading.

Baca Juga: